Sistem Android Terbaru 2014 “Android L” Resmi di Perkenalkan

FacebookTwitterShare

Sistem Android Terbaru 2014

Google sang raksasa internet sehari lalu telah resmi memperkenalkan Operasi sitemnya terbaru degan julukan “Android L” dalam konferensi pengembang aplikasi Google I/O 2014 di San Francisco, Amerika Serikat, Rabu (25/6/2014).

Google I/O 2014 di San Francisco Foto pcworld.com

Google Smapi saat ini belum memberikan keterangan mengenai nomor versinya dan juga nama lengkapnya. Tetapi di operasi Android L ini google berjanji akan membawa perubahan yang sangat banyak.Perubahan besar ini terjadi karena Google menggunakan bahasa desain baru yang disebut Material Design.

Di Bawah ini Beberapa rangkuman di antara fitur – fitur Operasi Sistem Android L

  • Android Auto

Ini adalah fitur bisa menjadi fitur penantang CarPlay dari Apple. Dengan fitur ini akan mentransmisi tampilan Android Auto pada layar yang ada di dashboard mobil pengguna. Tampilannya mirip dengan Google Now dan Android Wear, dan tentunya akan membantu navigasi dengan menggunakan GPS yang ada pada perangkat Android.

  • Material Design.

Google memanggil tampilan antarmuka Android L terbaru ini dengan nama Material. Beberapa diantara yang mengalami perubahan diantaranya status bar, dialer, dan aplikasi sistem bawaan. Google juga mendesain ulang animasi transisi sehingga terlihat lebih natural.

Baca Juga :   ZTE Star 1 ,Android RAM Besar Kamera Belakang 8 MP Kamera Depan 5MP

Chrome menjadi browser bawaan pada Android L, dan tampilannya juga ikut berubah. Chrome yang baru menawarkan desain baru yang lebih memudahkan pengguna untuk mengakses berbagai pilihan. Selain itu Chrome baru ini juga telah ditingkatkan kinerjanya dan GUI rendering-nya juga ditingkatkan menjadi 60fps sehingga setiap pengguna melakukan scrolling akan terasa lebih lancar.

  • Pemberitahuan dan layar kunci

Selain itu pada Android L kita bisa melihat notifikasi langsung dari tampilan lockscreen tanpa perlu repot membuka kunci telepon, dimana tampilannya berdesain seperti kartu. Untuk langsung mengakses aplikasi yang muncul di notifikasi cukup men-tap dua kali, dan untuk menghilangkan notifikasi cukup men-swipe ke kanan.

Selain itu notifikasi yang baru menyediakan pop-up notification. Dimana setiap ada notifikasi baru seperti sms, bbm, telepon akan muncul jendela pop-up, kita bisa langsung membaca dan membalas atau menjawab panggilan tanpa perlu keluar dari aplikasi yang sedang kita jalannkan.

  • Kinerja di Jamin Lebih Cepat

Google memperkenalkan runtime ART pertama kali pada Android KitKat. Dan pada Android L runtime ART resmi menggantikan Dalvik. Google telah bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan ART lebih jauh. Menurut Google ART secara otomatis mampu menghadirkan hampir dua kali kinerja yang lebih cepat. ART juga dengan arsitektur prosesor seperti ARM, x86 dan MIPS.

Baca Juga :   Acer Liquid Jade , Android 5 inci Os Android KitKat RAM 2 GB Kamera 13 MP

Sebagai tambahan ART juga mampu menyediakan kinerja memori / RAM lebih baik lagi. Dan juga Android L sekarang mampu berjalan dengan prosesor 64-bit, dimana prosesor 64-bit mampu meningkatkan kinerja keseluruhan sistem dan aplikasi.

  • Batrey Tahan Lama bersama Project Volta

Google akhirnya memutuskan untuk memperbaiki kelemahan dari Android yang boros akan baterai dengan Project Volta. Dimana didalamnya terdapat fitur penghemat baterai baru yang dapat secara otomatis mengurangi beban CPU dan mengurangi tingkat kecerahan layar, dan juga akan mematikan jaringan pada smartphone. Pada tes yang dilakukan pada Nexus 5, fitur ini mampu memberikan tambahan waktu hingga 90 menit.

  • Personal Unlocking

Android L mempunyai cara baru untuk membuka kunci telepon, dimana pengguna bisa menggunakan perangkat wearable seperti smartwatch melalui Bluetooth untuk membuka kunci telepon tanpa perlu memasukan pola ataupun password. Pengguna dapat mendaftar perangkat wearable yang digunakan olehnya.

  • Google Fit

Fitur ini akan menjadi pesaing dari fitur HealtKit yang diperkenalkan oleh Apple untuk iOS 8. Google Fit akan mengumpulkan data mengenai melalui sensor yang ada pada smartphone, smartwatch dan perangkat wearable lainnya. Dan akan memberikan informasi kepada penggunannya.