Cara Aktivasi Kartu Perdana Terbaru Harus Pakai KTP

Share

Cara Daftar/Registasi Kartu Perdana Baru

Bila sebelumnya anda dapat membeli Sim Card nomor telefon baru dengan bebas dan membawanya pulang ke rumah dengan mudah, Mulai saat ini anda tidak bisa melakukan hal tersebut.Karna Setelah melalui tahapan pembahasan bersama dengan penyelenggara jasa telekomunikasi atau operator, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menetapkan pelaksanaan registrasi prabayar.Tepatnya mulai 15 Desember 2015 ini untuk siap menjalankan penertiban kartu prabayar.

kartu perdana

Bagaimana Cara Registrasi Kartu Prabayar Terbaru ini ??

Pelanggan baru harus menunjukkan kartu identitas yang valid seperti KTP, SIM, atau Paspor. “Kalau selama ini pakai 4444, call center atau jalur lain, (kini) 4444 digunakan untuk para penjual (kartu prabayar) yang punya identitas yang tercatat,” kata Sekjen Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Merza Fachys di Jakarta, Selasa (15/12/2015).di sadur dari okezone.com

Merza mengatakan, ada perubahan atau amandemen antara operator dan distributor, di mana penjual bertanggung jawab terhadap kebenaran data yang diserahkan oleh pelanggan operator. “Pelanggan menunjukkan kartu identitas yang masih berlaku dan sah,” tambahnya.

Baca Juga :   Layanan Internet Gratis Wikipedia Dari Operator XL

Dengan penertiban ini, maka pihak penjual kartu perdana memiliki identitas atau ID resmi yang diberikan oleh operator telekomunikasi. Apabila ditemukan ketidaksesuaian data, maka operator bisa mengenakan sanksi kepada pihak distributor, outlet atau retail.

Tujuan Aktivasi Kartu Perdana Terbaru dengan Pakai KTP

Registrasi kartu prabayar wajib dilaksanakan mulai hari ini atau 15 Desember 2015. Penertiban tersebut guna mencegah terjadinya penyalahgunaan nomor telefon.Misalnya, penyalahgunaan jasa telekomunikasi dengan mengirimkan pesan singkat SMS berupa penawaran produk atau jasa yang tidak diinginkan oleh penerima pesan.

Dengan penertiban ini, maka pengirim SMS Spam tersebut dapat ditelusuri dan diketahui identitasnya. Apabila ditemukan penyalahgunaan atau nomor telefon, pengguna bisa melaporkannya ke BRTI, melalui Twitter di @aduanBRTI.

Share