Pemerintah Bakal Larang Pembuatan Ponsel 2G

Share

Peraturan Izin Penjualan Ponsel 2G

Pemakai ponsel pintar/smartphone di Indonesia saat ini memang masih tidak terlalu banya. Padahal teknologi seluler kini telah mulai beralih ke jaringan 4G. Untuk meningkatkan penggunaan ponsel pintar, pemerintah melalui situs resminya http://kominfo.go.id mengakui akan mengeluarkan peraturan masalah itu.

ponsel lawas

Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Muhammad Budi Setiawan menyatakan, pemerintah akan mengeluarkan peraturan menteri (Permen) terkait izin penjualan telepon seluler (Ponsel) 2G.

Menurut Budi, penetrasi smartphone di Indonesia saat ini masih minim. “Untuk mendorong penggunaan smartphone, kita sedang siapkan Peraturan Menteri (Permen). Kita tak akan izinkan lagi ponsel dijual 2G Only, harus bisa juga mendukung 3G dan 4G, ujar Budi, Selasa (24/3).

Ia menjelaskan, aturan yang dimaksud adalah mendorong vendor ponsel untuk mengeluarkan ponsel multi teknologi, tidak hanya berbasis 2G tapi juga 3G dan bahkan 4G. “Hal ini sekaligus untuk mempersiapkan Indonesia ke arah ekonomi digital,” jelasnya.

Saat ini, dikatakannya, ada 70 persen pengguna seluler masih 2G, sedangkan 3G hanya 25 persen dan sisanya sebanyak 5 persen bermigrasi ke 4G. “Itu persentase dari total pelanggan operator,” kata Budi.

Baca Juga :   Intel Luncurkan Prosesor Ivy Bridge

Budi menambahkan, aturan yang akan dikeluarkan tersebut sudah disepakati oleh para operator. Pasalnya, jika smartphone yang terjangkau akan mampu mempercepat ekosistem digital.Tingkat mature pasar 4G belum akan terjadi dalam waktu dekat, kemungkinan akan berlangsung dua sampai tiga tahun ke depan.

Bisa lebih cepat dari 3G. Ketika 1800 sudah ditempati, smartphone juga terjangkau di pasaran, maka belanja masyarakat untuk penggunaan 4G akan sangat massif, pungkas Budi.

Dan Sepertinya rencana pemerintah untuk pelarangan penjualan ponsel 2G ini telah memperoleh dukungan dari para provider telekomunikasi serta produsen telepon juga. Bahkan diketahui bahwa salah satu produsen lokal yaitu Polytron mengatakan bahwa mereka akan lebih berfokus untuk meluncurkan ponsel pintar dengan jaringan 4G serta akan dijual dengan harga murah di bawah Rp. 1 jutaan per unitnya.

Sumber http://kominfo.go.id

Share