Diluncurkan Bulan Juli, Ini Perkiraan Spesifikasi Flagship Meizu Pro 7

FacebookTwitterShare

Meizu Pro 7Gadgetekno.com | Banyak penggemar Meizu yang berharap segera mendapatkan perangkat baru, dan ini menjadi kenyataan karena dikabarkan perusahaan Meizu segera  meluncurkan smartphone flagship baru dengan nama Meizu Pro 7 yang sekiranya akan diluncurkan pada 26 Juli 2017 mendatang. Berita yang dilangsir dari media lokal China menyatakan  penjualan perngkat pintar ini akan dimulai pada tanggal 4 Agustus 2017.

Sebagai smartphone kelas atas tahun ini, Meizu Pro 7 akan hadir dengan desain yang spektakuler dan spesifikasi hardware yang mumpuni. Sementara itu, Meizu Pro 7 Plus dengan layar lebar akan dirilis berbarengan dengan smartphone yang satu ini. Nantinya Meizu Pro 7 dengan spesifikasi paling rendah akan memiliki harga 2.799 Yuan atau sekitar Rp5,4 jutaan dan versi tertinggi akan memiliki harga 3.299 Yuan atau sekitar Rp6,4 jutaan.

Meizu Pro 7

Sementara model terendah Meizu Pro P7 Plus akan memiliki harga yang mencapai 3.299 Yuan atau sekitar Rp6,4 jutaan dan versi tertingginya akan memiliki harga 3.799 Yuan atau sekitar Rp7,4 jutaan. Bisa dibilang harganya cukup mahal untuk smartphone flagship Meizu yang biasanya dibanderol setara dengan Xiaomi.

Baca Juga :   Freedom 251 ,Ponsel Android dari India Murah Meriah Cuma 50 Ribuan

Baca: Info Terbaru: Meizu Pro 7 Akan Punya Dua Layar dan Dua Kamera Utama

Berdasarkan rumor yang beredar, Meizu Pro 7 akan membawa layar 5,5 inci, prosesor MediaTek Helio X30, dual-camera utama dengan sensor Sony IMX386 + IMX286, kamera depan 16 MP, jack audio 3,5mm, port USB Type-C, tombol home mBack, teknologi fast charging, dan layar sekunder e-ink.

Namun ada juga yang mengabarkan bahwa akan ada varian lain Meizu Pro 7 yang menggunakan prosesor Exynos 8895. Sementara itu, diperkirakan Meizu Pro 7 Plus akan memiliki spesifikasi hardware yang hampir mirip seperti Meizu Pro 7. Perbedaan utamanya mungkin terletak pada ukuran layar dan kapasitas baterainya.

Kita tunggu saja kehadirannya di Indonesia, mungkin saja penjualan bisa dilebarkan menuju ke daerah Asia Tenggara yang notabene sangat potensial sekali untuk pasar smartphone baru.